Kuliah umum semester genap tahun ajaran 2017/2018 mengundang Guru Besar dari Univeristas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof. Suratman Worosuprojo, M.Sc. Beliau merupakan pakar evaluasi lahan di Indonesia sehingga kuliah umum yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 07 April 2018 tersebut mengambil tema “Mitigasi Bencana berbasis Evaluasi Lahan”. Kuliah umum tersebut dihadiri oleh dosen dan mahasiswa semester 2,4,6, dan 8 Program Studi Pendidikan Geografi FKIP UMS di Auditorium Moh Djazman UMS.

Prof. Suratman memaparkan pentingnya inovasi dalam penanggulangan bencana yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan supermarket bencana dan perguruan tinggi memiliki peranan penting dalam hal pengurangan risiko bencana. Beliau juga menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sumberdaya yang berlimpah dikarenakan Indonesia berada pada daerah tumbukan lempeng, namun hal tersebut juga memberi konsekuensi Indonesia memiliki banyak bencana terutama bencana geologi.

Penggunaan lahan yang tidak sesuai kemampuannya dapat mendorong terjadinya bencana, oleh sebab itu evaluasi lahan sangat penting dilakukan untuk mitigasi bencana. Penggundulan hutan didaerah topografi terjal dapat memicu kejadian longsor, begitu pula penebangan mangrove secara besar-besaran dapat memperluas dampak tsunami dan abrasi pantai. Penggunaan lahan yang tepat dapat menjadi mitigasi bencana yang efektif.

Inovasi teknologi sangat penting terutama dalam membangun sistem peringatan dini. Inovasi teknologi dapat diadaptasi oleh pemetintah daerah untuk keperluan pengurangan risiko bencana tersebut. Jenis bencana yang berbeda menggunakan teknologi yang berbeda pula untuk membangun sistem peringatan dini tersebut. Prof. Suratman dalam akhir pemaparan kuliahnya memotivasi agar Pendidikan Geografi UMS terus berinovasi dalam rangka untuk pengurangan risiko bencana di Indonesia.

 

Tags: , , , ,