Program Studi Pendidikan Geografi UMS sebagai salah satu program studi yang memiliki akreditasi A harus senantiasa meningkatkan kualitas pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dalam rangka peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut, membangun jaringan dengan berbagai pihak di luar universitas menjadi sangat penting. Skema World Class University melalui pendanaan Program PP-PTS Kemenristekdikti 2019, UMS memberikan kesempatan bagi dosen UMS untuk menghadiri seminar/conference internasional di luar negeri untuk pelaksanaan pada bulan Agustus-Desember 2019. Skema bantuan seminar internasional ini mempunyai sasaran pada perluasan networking untuk peningkatan kegiatan akademis di UMS.

Kesempatan yang baik tersebut dimanfaatkan oleh dosen UMS untuk mengikuti seminar internasional yang ada di luar negeri guna memperluas networking UMS terutama pada Prodi Pendidikan Geografi. Wahyu Widiyatmoko, S.Pd., M.Sc. mewakili Prodi Pendidikan Geografi untuk mengikuti Kongres Internasional Pendidikan Geografi (International Congress of Geography Education – ICGE 2019) atau dalam bahasa Turki dinamakan Uluslararası Coğrafya Eğitimi Kongresi (UCEK 2019). Konferensi tersebut bertempat di Eskisehir Osmangazi University yang terletak di Kota Eskisehir, Turki. Kota ini dapat dijangkau dengan menggunakan kereta cepat kurang lebih 3 jam dari Kota Istanbul.

Kongres ini diselenggarakan oleh IGU-CGE (International Geography Union – Commission of Geography Education) atau Asosiasi Geografi Internasional – Komisi Pendidikan Geografi. Kongres ini dihadiri oleh berbagai pemerhati Pendidikan Geografi dari seluruh dunia. Kongres ini juga mengundang Ketua Asosiasi Geografi Internasional dan beberapa Ketua Asosiasi Pendidikan Geografi dari berbagai negara seperti Ketua Asosiasi Pendidikan Geografi Jerman, Inggris, Italia, Jepang, dan Turki. Kongres ini berlangsung dari tanggal 3-5 Oktober 2019 dan panitia mengadakan fieldtrip pada tanggal 6 Oktober 2019.

Kegiatan kongres selama tiga hari diisi oleh pemakalah dari berbagai negara seperti Jepang, Jerman, Bulgaria, Yunani, Turki, Iran, Korea Selatan, Portugal, Belanda, Inggris, dan lain sebagainya. Wahyu Widiyatmoko sendiri juga menjadi pemakalah dalam kongres tersebut dan mendapat giliran untuk menjadi pemakalah pada hari ketiga. Makalah yang dipresentasikan oleh Wahyu berjudul “The Correlation between Student Specialization in High School and Student Learning Achievement of Basic Remote Sensing Subject in Geography Education Department Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia”. Semua pemakalah internasional mempresentasikan makalahnya di aula utama universitas yang sebagian besar adalah professor. Tidak hanya sesi presentasi, namun juga terdapat sesi panel yang diisi oleh professor dan ketua asosiasi untuk saling berdiskusi tentang masalah dan tantangan yang dihadapi oleh pendidikan geografi dari berbagai negara dan di dunia secara umum.

Pada hari keempat peserta internasional diajak untuk melakukan fieldtrip ke Cappadocia yang berjarak kurang lebih 550 km dari Eskisehir dengan mengendarai bus. Pada sesi fieldtrip peserta dapat berdiskusi dan berkomunikasi secara santai dan menambah kedekatan antar peserta. Wahyu merasa beruntung dapat mengikuti event sebesar ini dan dapat bertemu dengan para penggiat pendidikan geografi dari berbagai penjuru dunia beserta masalah, tantangan, dan inovasi dari berbagai negara. Wahyu berharap agar dunia Pendidikan Geografi di Indonesia dapat lebih maju dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan dunia pendidikan secara nasional. Lanjut Wahyu, semoga Pendidikan Geografi UMS dapat menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan geografi di Indonesia dan pertemuan tersebut dapat membuka jaringan kerjasama dengan universitas di dunia yang bergerak dan menyadari pentingnya kontribusi pendidikan geografi bagi pendidikan di dunia.

 

Tags: , , , , ,