headerphoto

WORKSHOP SUMBER DAYA ALAM INDONESIA: Kekayaan (Assets) atau Beban (Liabilities)

Jum`at, 22 Oktober 2010 10:51:02 - oleh : rozaq

WORKSHOP SUMBER DAYA ALAM INDONESIA: Kekayaan (Assets) atau Beban (Liabilities)



Latar Belakang
Ketika penduduk dunia jumlahnya masih dibawah 1 Milyar jiwa, diperlukan waktu 150 tahun untuk menjadi 3,5 kali lipatnya (dari sekitar 700 juta jiwa pada tahun 1750 menjadi 2,5 Milyar jiwa pada tahun 1900). Menjelang akhir abad 20 penduduk dunia menjadi sekitar 5,2 Milyar jiwa, yang artinya hanya diperlukan waktu sekitar 40 tahun (1950-1990) untuk menjadi lipat dua kalinya. Angka tersebut di atas adalah fakta yang signifikan untuk menjelaskan beratnya beban bumi yang kita huni. Tekanan jumlah populasi dunia yang berkembang dengan sangat fantastis menghasilkan komplikasi geomorfologi-geoekonomi-geopolitik yang sarat dengan agenda persaingan penguasaan sumberdaya alam.

Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia yang dikaruniai kekayaan alam yang luar biasa, juga menghadapi fenomena itu. Teknologi, kapital dan keahlian merambah hutan-hutan belantara Indonesia, mulai dari punggung gunung sampai dengan muara sungai.

Prof. Umar Anggara Jenie (LIPI) mengekspose fakta bahwa 1,8 juta hektar atau sekitar 2% hutan Indonesia rusak setiap tahunnya. Angka itu berarti setiap hari hutan Indonesia rusak sekitar 51 kilometer persegi. Di Jawa dan Bali 91% hutan alam bahkan telah musnah dan beralih fungsi. Dengan demikian, sangat pantas kalau kemudian Guinness Book of World Records sejak tahun 2008 mencatat Indonesia sebagai Negara dengan tingkat kerusakan hutan paling cepat dan paling parah di dunia.

Pengelolaan sumber daya alam yang sembrono berujung pada permasalahan krisis air, krisis pangan dan krisis energi, serta bencana alam. Tekanan demi tekanan dari banyak Negara terhadap eksistensi kita sebagai Negara yang tidak mampu menjaga dan mengelola kekayaan alamnya, semakin datang menggelombang. Bukan tidak mungkin agenda bangsa-bangsa untuk menyelamatkan dunia suatu saat nanti akan memaksa Indonesia untuk melepaskan hak, otoritas dan tanggungjawab mengelola sumber daya alamnya melalui tekanan politik global dengan berbagai cara. Jika demikian, maka habislah cerita panjang tentang Indonesia sebagai sebuah bangsa merdeka yang berdaulat atas bumi, tanah-airnya. Saatnya kita merenung Masihkah sumber daya alam Indonesia bernilai sebagai kekayaan atau sudah menjadi beban?

Tujuan
Tujuan dari penyelenggaraan workshop ini adalah untuk menjadi sarana kemitraan dalam rangka memberi masukan pada para pengambil kebijakan dan pembuat keputusan berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang bernilai strategis, yaitu sumber daya air, sumber daya pangan dan sumber daya energi.

Peserta Workshop
(1) Para pejabat pemerintah pusat dan daerah serta para pengambil kebijakan bidang lingkungan hidup terutama berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air, sumber daya pangan dan sumber daya energi.
(2) Para pakar, pengamat, pemerhati, konsultan, dan praktisi lingkungan hidup.
(3) Para pengusaha yang bergerak di bidang usaha terkait dengan pengelolaan sumber daya air, sumber daya pangan dan sumber daya energi.
(4) Para dosen dan staf pengajar yang peduli pada green behavior and green system pengelolaan sumber daya alam.

Waktu, Tempat dan Acara Workshop
Workshop akan dilangsungkan selama satu hari, pada tanggal 26 Oktober 2010 bertempat di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, UGM. Acara workshop merupakan kombinasi sesi ceramah dari para narasumber dan focus group discussion, yang terbagi menjadi tiga kelompok.

Fasilitas
Peserta workshop diharapkan sumbang saran pemikiran, pengalaman dan sharing perspektif terkait dengan berbagai kajian di atas. Untuk itu workshop akan membebaskan peserta dari biaya penyelenggaraan dan keikutsertaan.

Fasilitas yang akan diterima oleh peserta workshop adalah:
? materi workshop,
? seminar kit,
? coffee break dan lunch break, serta
? sertifikat.

Biaya transportasi ke dan dari Yogyakarta, biaya transportasi lokal dan biaya penginapan/ akomodasi selama di Yogyakarta ditanggung oleh masing-masing peserta.

Contact Person
Drs. Edi Prasetyo Nugroho, MBA
No. HP: 081227050005
E-mail: edipras@fe.ugm.ac.id

Lily Esti S.
No. Telepon: 0274 565722
No. HP: 0274 9290880; 081328105580
E-mail: pslh@ugm.ac.id; pplhugm@indosat.net.id

Alamat Korespondensi
PUSAT STUDI LINGKUNGAN HIDUP Universitas Gadjah Mada
Jl. Lingkungan Budaya, Sekip Utara, Yogyakarta, 55281
No. Telepon: (0274) 565722 / 6492410
No. Fax: (0274) 517863
E-mail: pslh@ugm.ac.id; pplhugm@indosat.net.id

DOWNLOAD Leaflet 1
DOWNLOAD Leaflet 2

KONFIRMASI KEHADIRAN PESERTA/ KONTRIBUTOR
Mengingat keterbatasan jumlah tempat dan peserta yang dapat Kami undang untuk hadir dalam Workshop "SUMBER DAYA ALAM INDONESIA: Kekayaan (Assets) atau Beban (Liabilities)?", Kami mohon konfirmasi kehadiran Bapak/ Ibu sehingga Kami dapat memberikan pelayanan yang terbaik selama penyelenggaraan. Oleh karena itu, Bapak/ Ibu dipersilakan mengisi lembar konfirmasi kehadiran di bawah ini, dan mengirimkannya kembali melalui fax: 0274-517863 atau email: pslh@ugm.ac.id. Bapak/ Ibu juga dapat mengkonfirmasikan kehadiran melalui nomor telpon 0274-565722 dan 0816688649.

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya